Kamu Boros? Begini Tips Menabung Uang Yang Mudah Dilakukan

Sejak SMA saya sudah membiasakan menabung di awal, komitmen itu terus dipegang sampai sekarang. Efek paling terasa ketika masa kuliah, setiap orang tua mengirimkan uang bulanan, uang tersebut langsung saya potong 50% di awal untuk ditabung. Alokasikan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok di rumah, seperti biaya listrik, internet, dan air.

Jadi, jangan mentang-mentang gaji masih minim menjadi alasan utama Anda tidak mulai menabung. Setelah membayar tagihan, barulah Anda bisa mengalokasikan penghasilan untuk belanja bulanan, biaya hiburan, dan kebutuhan lainnya yang sifatnya tersier. Sekecil apapun penghasilan yang Anda terima ketika kondisi keuangan lesu, usahakan untuk langsung menyisihkan 10% untuk menabung. Baru setelah itu, gunakan penghasilan untuk membayar kebutuhan rutin.

Oleh karena itu, tips menabung mungkin saja diperlukan. Jika sudah menyisihkan gaji, maka buatlah anggaran kebutuhan sampai menerima gaji kembali. Penganggaran yang sistematis akan membantu untuk memprioritaskan pengeluaran dan menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan penyimpanan. Pastikan uang yang disisihkan cukup untuk memenuhi kebutuhan kita selama periode penerimaan gaji kembali. Jika salah perhitungan, maka tujuan Anda dengan cara tersebut tidak akan tercapai.

Anda juga harus mencari cara untuk meningkatkan penghasilan. Tujuan dalam menabung ini bisa Anda relasikan dengan tujuan keuangan. Apakah membeli rumah, membeli mobil, atau modal usaha; tentukan tujuan yang benar-benar sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Tujuan seperti ini tidak akan banyak membantu, bahkan membuat menabung terasa semakin membebani. Tapi sebenarnya, ada ideas menabung untuk anak muda usia 20-an yang bisa Anda terapkan.

Membayar kebutuhan rutin adalah langkah dasar dalam mengatur keuangan pribadi agar Anda bisa mencapai kebebasan finansial. Salah satu tips menabung menurut Nerd Wallet adalah dengan membiasakan diri untuk memesan makanan dalam porsi kecil. Jika tidak bisa, kamu bisa menyisihkan atau membungkus setengah porsi sebelum disantap. Untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan yang lebih baik diperlukan perubahan-perubahan kecil dari diri sendiri.

Dana transportasi yang tidak terpakai juga bisa digunakan untuk belanja bahan baku untuk memasak di rumah. Momen yang cukup mengkhawatirkan ini bisa jadi kesempatan emas untuk menabung loh! Walaupun konsep menabung memang sudah umum dan biasa. Namun, dengan adanya keharusan untuk membatasi waktu di luar rumah, otomatis pengeluaran untuk transportasi, biaya jajan dan makan siang di luar bisa Anda alihkan. Tips menabung selanjutnya adalah Anda perlu memiliki target jumlah uang yang ingin dicapai.

Kita memang harus selalu memiliki dana darurat, terlebih di kondisi new normal saat ini. Walaupun pemasukan sudah tidak sebanyak dulu, tapi Ibu tetap harus bisa menyisihkan sedikit pemasukan yang Ibu dapat untuk dana darurat, setidaknya sebanyak 10%.

Dana darurat ini diperlukan jika suatu saat ada kondisi buruk yang menimpa keluarga Ibu yang memerlukan biaya, seperti sakit, kecelakaan, atau musibah lainnya. Tahanlah keinginan untuk berbelanja di luar kebutuhan, meski saat itu sedang ada promo. Buatlah daftar kebutuhan sebelum Ibu berbelanja dan jangan sampai keluar dari daftar tersebut. Ibu juga bisa memanfaatkan jika ada penawaran dari financial institution tempat Ibu menabung atau mendapatkan voucher berbelanja. Menutup pengeluaran yang tidak diperlukan selama new regular ini juga menjadi salah satu cara menabung yang bijak, Bu.

Dikarenakan saat ini kondisi masih belum aman, jadi lebih baik tidak tetap berada di rumah dan tidak keluar jika tidak mendesak. Tundalah keinginan untuk nongkrong, jalan-jalan, atau pergi ke tempat yang terdapat banyak kerumunan orang. Dengan tidak bepergian, Ibu pun jadi bisa menghemat pengeluaran yang tidak penting.

Begini cara nabung buat beli hp, dalam satu bulan, yaitu empat minggu, kamu akan memiliki uang Rp200.000. Anda bisa memilih menabung setiap hari, setiap satu minggu sekali, atau setiap satu bulan sekali. Kedua, tentukan nominal uang yang akan disimpan setiap menabung. Gunakan uang pecahan ini untuk memulai kebiasaan menabung Anda. Setiap kali Anda memiliki pecahan Rp10.000, simpanlah uang tersebut.

Dengan memiliki target tertentu yang spesifik, Anda bisa mengetahui berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jumlah tabungan tersebut. Misalnya, kamu memutuskan untuk menabung Rp5.000 setiap hari. Selama satu bulan, yaitu 30 hari, kamu akan berhasil mengumpulkan Rp150.000. Atau jika kamu memutuskan untuk menabung setiap minggu sebanyak Rp50.000.

Caranya adalah dengan mulai menabung pada hari Sabtu sebesar Rp10 ribu. Hari Minggu sebesar Rp20 ribu, Senin Rp30 ribu, Selasa Rp40 ribu, Rabu Rp50 ribu, Kamis Rp60 ribu hingga Jumat Rp70 ribu. Di akhir tahun, kamu akan mendapat tabungan sebesar Rp14 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *